TATAP MUKA DIMULAI, SISWA DAN GURU SD M26 LAKUKAN SWAB PCR

sdmuh26sby.sch.id – Pembelajaran tatap muka semester 2 akan dimulai para siswa kelas 6, guru dan karyawan SD Muhammadiyah 26 surabaya menggelar swab pcr secara masal pada tanggal 30 Desember 2021.

Hal ini dilakukan agar kegiatan PTM pada semester II tidak berdampak terhadap munculnya cluster baru di lingkungan sekolah. “Alhamdulillah swab pcr ini berjalan dengan lancar dan semoga hasil tes swab ini mendapatkan hasil negatif semua”, ucap Ustadzah Yunita selaku Kepala SD Muhammdiyah 26 Surabaya.

 

Para nakes yang melakukan swab pcr ini terkesan ramah dan baik, ini terlihat dari siswa dan guru yang awalnya takut untuk melakukan swab pcr akhirnya bisa tenang dan santai setelah di swab, karena sebelum mengambil sampel nakes dengan ramah dan sabar menenangkan terlebih dahulu sebelum memasukkan alat ke hidung.

Sementara itu salah satu siswa, Aksara mengaku meski awalnya takut akan di swab PCR oleh petugas nakes, namun tetap berani melakukan swab pcr ini, ia berharap semoga hasil swab pcr-nya ini mendapatkan negatif dan wabah covid-19 segera berakhir agar bisa belajar di sekolah bersama dengan teman-temannya

Kegiatan swab ini diadakan oleh pihak sekolah yaitu tim satgam penanganan covid-19 sdm26 yang berkerjasama dengan pukesmas keputih ini dilakukan secara berkala guna mendeteksi dini penyebaran covid-19 di sekolah, selain itu swab pcr dilakukan jelang diterbitkannya surat rekomendasi PTM dari dinas pendidikan dan jelang ujicoba PTM.

“Kegiatan rutin ini memang kami lakukan secara berlaka terhadap warga sekolah yaitu siswa, guru dan karyawan untuk mendeteksi dini covid-19 dan menciptakan rasa aman dilingkungan sekolah”, ucap ustadzah palupi selaku tim satgas penanganan covid-19 sdm26

Selain itu, sd muhammadiyah 26 surabaya saat kegiatan PTM berlangsung, pihak sekolah menerapakan protokol kesehatan yang ketat, yang dimulai dari memasuki gerbang siswa, guru dan karyawan melakukan cuci tangan hingga cek suhu badan dan melakukan penyemprotan ruangan sekolah dengan disenfektan sebulan sekali di li Semua ini dilakukan untuk menciptakan rasa aman dan pencengahan terhadap covid-19 yang masih belum usai.

Upaya pencegahan covid-19 ini sudah dilakukan dengan maksimal. Tempat duduk siswa dan guru diatur sedemikian rupa, dan melakukan prokes yang ketat. Dalam setiap aktivitas yang dilakukan akan terus dipantau oleh tim satgas covid-19 sdm26.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.