LIVE MUROTTAL SEBAGAI MEDIA PENYEJUK HATI SEBELUM BELAJAR

sdmuh26sby.sch.id-Murottal adalah rekaman suara Al-qur’an yang dilagukan oleh seorang qori (pembaca Al-qur’an), akan tetapi di M26 Surabaya melakukan murottal dengan live atau secara langsung di lantunkan oleh siswa-siswi M26. Siswa-Siswi M26 melakukan kegiatan ini dimulai saat minggu akhir di bulan September.
Kegiatan Live Murotal M26 diselenggarakan oleh TIM ISMUBA ketika sebelum membaca doa di dikelas masing-masing. Program ini kegiatan baru dipagi hari dengan sembari menemani ustad/ustadzah yang bertugas piket penyambutan siswa-siswi yang baru datang disekolah agar sebelum melakukan pembelajaran hati terasa sedikit sejuk dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Quran. Selain bertujuan untuk mengingat-ingat hafalan, bermurottal live dipagi hari sangat banyak manfaatnya.
Dengan disampingi oleh Ustadzah Kiki, siswa-siswi duduk Hall M26 Surabaya tepat dibelakang ustad/ustadzah yang sedang melaksanakan piket, Senin (26/09/22). Secara bergantian siswa-siswi kelas 4, 5, 6 dengan semangat bergantian membacakan surat-surat khususnya jus 30.

Live murottal M26 Surabaya

Siswa-siswi juga memberikan beberapa tips untuk menghafal secara cepat,

  1. Meluruskan niat
  2. Menentukan target hafalan
  3. Lakukan hafalan setelah Sholat Shubuh, dan Sholat Maghrib
  4. Menghafal untuk mengisi waktu luang
  5. Setor hafalan apabila sudah dirasa yakin dan hafal.

Tips tersebut disampaikan oleh Ibrahim, Salam, Afi’, Igham dan Nadia ketika mendapatkan giliran bermuraja’ah.
Nah, selain melantunkan kira juga pasti sering mendengarkan yang namanya Murottal kan?. Tapi apakah sudah tahu jika mendengarkan murottal itu baik untuk perkembangan otak kita?. Mulai dari media relaksasi otak hingga pengobat penat semua bisa terjadi saat mendengarkan murottal.

Yuk!! Disimak manfaat mendengarkan murottal apa aja sih ??

  1. Baik Untuk Perkembangan Otak Kita
    Pasti pernah mendengar bahwa ibu yang sedang mengandung sebaiknya banyak mendengarkan musik klasik agar otak janin bisa berkembang dengan lebih baik. Hal yang sama juga berlaku untuk Alquran, lho. Banyak orang yang menyarankan agar sang ibu banyak membaca dan mendengarkan lantunan ayat suci tersebut.
    Namun, seberapa besar efeknya terhadap otak kita? Sudah banyak studi yang meneliti mengenai hal ini. Salah satunya adalah studi tahun 2012 dari Universiti Teknologi MARA Malaysia. Studi tersebut mencoba membandingkan efektivitas dari musik klasik dan Alquran terhadap gelombang otak menggunakan alat Electroencephalogram (EEG).
    Peneliti meminta 28 partisipan untuk mendengarkan surat Yasin dan Pachelbel’s Canon D. Hasilnya, ketika ayat Alquran diputar, terdapat peningkatan gelombang otak hingga 12,67 persen. Sedangkan ketika partisipan mendengarkan musik klasik, peningkatan tersebut hanya mencapai 9,96 persen.
    Ini artinya, mendengarkan Al-Quran menimbulkan respons otak yang lebih pesat daripada musik klasik. Peneliti berasumsi bahwa ini terjadi karena ayat-ayat tersebut bisa membuat kita lebih rileks dibandingkan musik klasik.
  2. Meningkatkan Kemampuan Mengingat
    Salah satu masalah yang sering dialami oleh manusia adalah menurunnya kemampuan memori atau yang sering disebut sebagai pikun. Ternyata salah satu cara untuk terhindar dari masalah tersebut adalah dengan mendengarkan ayat-ayat Al-Quran, lho.
    Studi dari University of Mohaghegh Ardabili di Iran tahun 2014 mencoba meneliti bagaimana pengaruh lantunan Alquran terhadap memori anak-anak sekolah dasar. Hasilnya pun mengesankan. Terlihat peningkatan performa ingatan antara siswa yang tidak mendengarkan lantunan ayat dan yang mendengarkannya selama 15 menit. Peneliti mengatakan bahwa perbedaannya cukup signifikan. Studi itu pun merekomendasikan sekolah-sekolah Islam untuk memutarkan Alquran selama minimal 15 menit per hari.
  3. Sangat Baik Bagi Pisikologis Kita
    Selanjutnya ialah sangat baik untuk pisikologis kita dimana yang kita ketahui bersama, Al-Quran dijuluki sebagai syifa atau yang artinya adalah penyembuh, terutama untuk segala penyakit dalam jiwa kita. Orang yang membaca dan yang mendengarkannya bisa mendapatkan manfaat besar dalam aspek psikologis.
    Studi dari University of Technology di Malaysia berhasil membuktikannya. Mereka mencoba mengukur aktivitas otak menggunakan Electroencephalogram (EEG). Alat itu akan mengukur gelombang alfa, beta, gamma, delta, dan theta.
    Tercatat bahwa otak menghasilkan gelombang alfa saat membaca dan mendengarkan Alquran. Ini mengindikasikan bahwa otak sedang dalam kondisi damai, tenang, terhindar dari stres, rileks, dan lebih fokus.
  4. Meredakan Gangguan Kecemasan
    Sering merasa cemas, karena semua urusan yang sedang dihadapi? Mendengarkan lantunan ayat Alquran bisa membantumu lebih tenang dan berpikir jernih, lho. Sudah banyak studi yang membuktikan manfaat ini. Salah satunya adalah yang diterbitkan oleh Iranian Journal of Nursing and Midwifery Research tahun 2018. Hasil menunjukkan bahwa mendengarkan Alquran bisa menjadi obat untuk gangguan kecemasan non-farmakologi. Selain itu, amalan tersebut juga bisa meningkatkan kualitas tidur kita.

Menakjubkan sekali manfaat mendengarkan murottal, jadi mulai sekarang sudah bisa kita jadwalkan rutin untuk kita mendengarkan murottal agar memberi manfaat untuk rohani dan juga fisik kita dan semoga kita semua bisa mendapatkan manfaat yang baik dari semua ibadah yang telah kita lakukan. (Int).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.