Momentum mengharukan terjadi di Sekolahku, pada Sabtu (4/7/2020) menggelar wisuda virtual pertama kalinya untuk kelas 6 tahun pelajaran 2019-2020. Penyelenggaraan acara wisuda di Sekolahku tercinta ini menggunakan akses internet live streaming dari tempat yang berbeda-beda.

Kecanggihan teknologi modern di era digital, Sekolahku tahun ini mulai mengenalkan virtual live streaming sejak adanya channel youtube, zoom, google meet dan sebagainya. Namun siapa sangka penggunaan aplikasi tersebut menjadi suatu kebutuhan bagi kita untuk berkomunikasi di dalam kondisi masih dilanda pandemi ini.

Acara wisuda yang sebelumnya sudah disusun rapi oleh tim panitia wisuda menjadi berantakan dan berubah total dari konsep sebelumnya. Namun, pertengahan bulan Maret saat covid-19 mulai merebak di Indonesia dan semakin banyak memakan korban meninggal dunia membuat pemerintah menetapkan anak sekolah untuk diliburkan dan belajar daring di rumah. Seketika itu juga rencana-rencana yang tersusun rapi berubah total.

Tim Panitia wisuda diketuai Ustadzah Yunita Puspitasari, SSi, S.Pd GR segera merubah tatanan awal konsep yamg telah dibuat dengan konsep baru WISUDA VIRTUAL / VIRTUAL GRADUATION yang disesuaikan dengan kondisi terkini.

Konsep wisuda pun segera diramu oleh sie Acara Wisuda yaitu Uztadzah Hervina dan Uztadzah Amalia. Ide-ide brilian datang dengan cepat untuk mengatasi perubahan jadwal dan konsep acara wisuda. Tim sukses wisuda sekolahku, diantaranya Ustad Mahrus, Ustadzah Vio, Uztadzah Andien, Ustad Ali, Ustad Firman,Uztadzah Palupi, dan Ustad Zulfikar saling berbagi tugas seperti dalam pengumpulan dan pengeditan video persembahan siswa siswi yang akan lulus dan di wisuda. Dalam kegiatan ini. Ustad Yusuf dan Uztadzah Eka sebagai MC (Master of Ceremony) yang berperan dalam menghangatkan dan menghidupkan suasana live streaming selama acara wisuda virtual.

Momen haru mulai nampak saat video kompilasi pesan dan kesan wisudawan mulai diputarkan. Persembahan kompilasi puisi siswa, kompilasi lagu siswa, dan ucapan selamat wisuda kepada angkatan VII Sekolahku membuat suasana semakin mengharu biru. Tak sedikit para Asatid yang menyaksikan dari tempat lain ikut merasakan haru dan meneteskan air mata. Momen yang biasanya bisa hadir, bertatap muka dan bisa memeluk anak-anak saat wisuda sebagai ucapan perpisahan kepada mereka yang akan pergi meninggalkan sekolah tercinta ini menjadi kandas. Hanya lewat kata dan hanya lewat air mata perasaan para guru mengantarkan kelulusan murid kelas 6 angkatan VII yang mendapat gelar Generasi emas yang berjuang di tengah covid melanda. Tak hanya siswa dan orangtua yang kecewa dan sedih dengan proses wisuda seperti ini. Guru pun sangat terpukul dan dilema. Kondisi ini benar- benar membuat semua aktifitas di luar rumah menjadi dibatasi.

Secara keseluruhan, Alhamdulillah segala puji bagi Allah yang Maha Rahman dan Rahim acara wisuda virtual lancar dilaksanakan melalui streaming zoom dan live streaming via youtube. Semoga anak-anak lulusan angkatan VII selalu menjadi generasi emas yang akan selalu berkilau sepanjang masa jaya dan sukses dimana saja meski saat pandemi ataupun saat pandemi telah usai. Sukses selalu untuk putra putriku para wisudawan angkatan VII lulusan 2020, sukses dimanapun kalian berada. (Tim humas)