Pada Sabtu (26/10/2019), halaman SD Muhammadiyah 26 Surabaya berubah jadi ‘lautan’ bocah TK. Kehadiran para anak didik TK dari puluhan TK se-Surabaya ke SD berlokasi dikawasan KH Ahmad Dahlan no 2, Keputih, Sukolilo, Surabaya untuk mengikuti lomba potensi non akademik.

SD yang dipimpin Ustad Hervit Ananta Vidada, menggelar lomba untuk melatih motorik dan menampung bakat dari usia sejak dini. Adapun lomba, diantaranya mengancingkan baju, futsal, fashion show, vocal grup, tari, fashion show, syair, hafalan surat surat pendek, lomba adzan, dan take home coloring (setiap sekolah mendaftarkan 10 peserta untuk lomba mewarnai dan boleh dikerjakan di rumah).

Ustadzah Yunita Puspita Sari SSi SPd GR, mengungkapkan untuk lomba mengancingkan baju tidak boleh dipandang sebelah mata. “Lomba kacing baju ini bisa membantu anak – anak agar terbiasa mandiri dan melatih motorik tangan dan melatih kemandirian siswa dalam lomba kancing baju. Untuk tahun ini pelatihan kemandirian dengan mengancingkan baju, sedangkan tahun lalu mengaitkan tali sepatu,” jelas Ustadzah Yunita

Dalam kesempatan yang sama, ada Temu Kangen dari guru – guru TK dengan para siswa yang sudah lulus. Pihak SD Muhammadiyah 26 Surabaya berusaha mempertemukan guru dan mantan siswa TK, sebab biasanya para siswa TK lupa dengan gurunya ketika telah lulus. “Mereka mengucapkan terima kasih dan memberikan karangan bunga karena telah mengantarkan ke jenjang sekolah lebih tinggi,” katanya.

Kepala SD Muhammadiyah 26 Surabaya, Ustadz Hervit Ananta Vidada menyatakan, kreatifitas para siswa harus ditumbuhkan sejak dini. “Dan untuk menumbuhkan kreativitas dan bakat anak di masa depan, orang tua harus mendampingi dan berperak aktif sejak anak usia dini,” urainya. (Bar/Tim Humas)