Setelah menggapai Olimpiade Matematika tingkat Regional dan Nasional, Indi Yusri Arrajabi Nuruddin kembali membuktikan diri ajang  World Talent Invitational Mathematics Ekaminations (TIME) 2019.

Di event TIME yang berlangsung di Chiang Mai, Thailand, pada 16-20 Agustus 2019, siswa kelas 6A SD Muhammadiyah 26 Surabaya meraih Bronze medal. Dalam lomba yang di ikuti para siswa jenjang SD dan SMP tingkat Internasional, Indi menjadi satu-satunya wakil Kota Surabaya tingkat SD. Indi bersama enam siswa asal Lamongan, Depok, Jakarta dan Banten. Mereka sukses mengibarkan Sang Saka Merah Putih di kancah Intersional bidang Matematika.

Dengan total soal sebanyak 25 essai, Indi wajib mengisi  kotak-kotak lima angka. “Kalau jawabannya diatas lima angka, nanti dijawab lima angka terakhir. Tak hanya itu, ada bonus lima terutama soal nomer 25” urainya.

Untuk meraih prestasi Internasional, Indi melaluinya penuh liku. Dalam soal ada dua bahasa. Selain, bahasa Inggris, ada juga bahasa negara asal perserta. “Terus terang bahasa menjadi kendala. Ketika mengerjakan soal, saya sempat salah mengartikan Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia. Kenyataan ini, mempengaruhi menghitung soal,” seloroh siswa yang tinggal di akwasan Pakuwon City ini.

Meski, keberhasilan berprestasi hanya mendapat bronze medal, Indi mengikuti seleksi yang dilaksanakan klinik pendidikan MIPA Ketintang selama 1,5 jam. Namun, putra snuruddin – Dita Kartika tidak menyangka soal-soal lomba Internasional lebih rumit dibanding saat berlatih intensif.

Keberhasilan prestasi dipersembahkan Indi untuk semua pihak yang telah mendukung perjuangannya. Indi menyatakan dukungan terutama dari orang tua sangat besar sebelum lomba ini. 

Kesuksesan menyabet ajang Internasional, siswa yang berdomisii di kawasan Pakuwon City tidak silau dengan bergelimpah hadiah. Indi secara pribadi ingin lebih fokus ke UNBK tahun depan. “Dengan kondisi sudah kelas 6, Indi ingin meningkatkan belajarnya di rumah dan Sekolah. Selain ada pelajaran tambahan dan  sudah mengenal teman terutama di sekolah,” katanya. Bagi siswa yang bercita-cita ingin menjadi Astronot, mentargetkan mata pelajaran UNBK bernilai 100. (Bar/LGH)