Hari pertama masuk sekolah setelah libur lebaran, SD Muhammadiyah 26 Surabaya melaksanakan syawalan dengan sederhana. Para anak didik M26 setiap kelas wajib membawa bekal dari rumah. Beragam bekal yang dibawa ke sekolah berupa kue kering.

Usai berdoa, para anak didik dan guru kelas serta guru pendamping bertukar kue yang dibawa. “Kue kering ditukar antar siswa. Kegiatan ini dimaksudkan agar para siswa memaknai berlebaran harus secara sederhana dan saling berbagi,” urai Guru Kelas 2A, Ustadzah Anita.

Satu jam kemudian, para siswa keluar kelas. Mereka berkumpul di setiap lantai yang disesuaikan dengan level masing-masing.”Anak didik melakukan salam-salaman dengan teman secara level. Kelas 1 ada di lantai 2. Kelas 2 dilantai 3,” tegas Kaur Humas, Uztadzah Lia.

Untuk kelas 3 dan kelas 4 dilantai tiga, lanjut Uztadzah Lia, serta kelas 5 dan kelas 6 berada dilantai empat.Selang 30 menit, para anak didik M26 berkumpul di lapangan untuk bersalaman dengan para ustad dan ustadzah. Bagi SDM 26 Surabaya, kegiatan syawalan ini sungguh indah dan merekatkan ukhuwah antar siswa, dan kelurga besar M26. (Bar/LGH)